Saat masih kecil saya sangat suka dengan
sinetron misteri gunung merapi, carita de angel dan teletubies serta cartoon
lainnya saat masih tinggal di sragen jawa tengah saya sempat berebut tv dengan
mas saya karena saat saya masih usia 4 tahunan saya sangat suka menonton hingga
sekarang, ceritanya pada saat itu mas dan teman-teman mas saya sedang duduk di
teras menunggu acara sepak bola yang dinantikannya saya yang posisinya sudah
berada di depan tv sedari tadi masih asyik dengan cartoon yang saya tonton,
tiba saat jam sepak bola berlangsung mas dengan teman-temannya datang dan
meminta untuk bergantian nonton tv saya tidak mau karena merasa senang dengan
tontonan saya mas pun mulai tak sabaran dan merampas remote yang saya dekap
sedari tadi, tak lama kemudian meledaklah tangis saya menjadi-jadi karena tak
juga berhenti menangis walaupun sudah di tenangkan oleh mbah, mas pun mengalah
dan memberikan remote itu kembali dan dengan sabar menunggu hingga saya puas
menonton dan pergi dari depan tv, mas pun harus puas hanya menonton bola
setengah permainan, geli juga mereplay kejahilan saya dan kegilaan saya
terhadap tv.
Setelah saya sampai di Tarakan beberapa hari setelah itu saya melanjutkan kesukaan saya yang sempat tersendat yaitu menonton. Saya bisa menghabiskan malam saya untuk menonton drama serial gunung merapi hingga acara berganti karena pada saat itu saya masih tinggal dengan keluarga pakde, saya pun menonton dengan keluarga pakde dan tetangga yang saat itu belum memiliki televisi. Sangat ramai, itulah kondisi saat kami menonton bersama rumah pakde yang semula biasa saja berubah menjadi bak layar tancap, sangking senangnya menonton saat itu saya mengingat dengan jelas nama-nama tokoh dari cerita tersebut dan saat orang tidak tahu dengan jalan ceritanya saya dengan semangat memberi gambaran tentang jalan ceritanya, lupa waktu !!! ya… itu yang terjadi pada saya saat itu . Untung ada emak yang selalu mengingatkan saya akan waktu tidur dan belajar. Selain drama serial tersebut saya juga senang menonton teletubies, saya biasa menonton cartoon tersebut sepulang dari sekolah … setelah acara itu selesai saya biasanya akan langsung berlanjut ke acara selanjutnya yaitu cerita de angel yang di tayangkan saat sore hari, dapat dikatakan saya sering menghabiskan waktu dirumah dengan menonton namun, jika acara kesukaan saya tersebut tidak tayang saya akan menghabiskan waktu saya dengan bermain di luar rumah. Permainan yang sangat saya sukai mulai dari memanjat pohon, memetik bengkoang, bermain di lembah, permainan asin hingga permainan modern seperti play station saya senangi.
Setelah saya sampai di Tarakan beberapa hari setelah itu saya melanjutkan kesukaan saya yang sempat tersendat yaitu menonton. Saya bisa menghabiskan malam saya untuk menonton drama serial gunung merapi hingga acara berganti karena pada saat itu saya masih tinggal dengan keluarga pakde, saya pun menonton dengan keluarga pakde dan tetangga yang saat itu belum memiliki televisi. Sangat ramai, itulah kondisi saat kami menonton bersama rumah pakde yang semula biasa saja berubah menjadi bak layar tancap, sangking senangnya menonton saat itu saya mengingat dengan jelas nama-nama tokoh dari cerita tersebut dan saat orang tidak tahu dengan jalan ceritanya saya dengan semangat memberi gambaran tentang jalan ceritanya, lupa waktu !!! ya… itu yang terjadi pada saya saat itu . Untung ada emak yang selalu mengingatkan saya akan waktu tidur dan belajar. Selain drama serial tersebut saya juga senang menonton teletubies, saya biasa menonton cartoon tersebut sepulang dari sekolah … setelah acara itu selesai saya biasanya akan langsung berlanjut ke acara selanjutnya yaitu cerita de angel yang di tayangkan saat sore hari, dapat dikatakan saya sering menghabiskan waktu dirumah dengan menonton namun, jika acara kesukaan saya tersebut tidak tayang saya akan menghabiskan waktu saya dengan bermain di luar rumah. Permainan yang sangat saya sukai mulai dari memanjat pohon, memetik bengkoang, bermain di lembah, permainan asin hingga permainan modern seperti play station saya senangi.
Dari kebiasaan menonton tersebut pengaruhnya
kini menururn ke adik saya yang mulai dari kecil lebih suka menonton ketimbang
saya. Karena kebiasaan tersebut, jarang sekali adik saya bermain dengan anak
tetangga sekitar, dan kalaupun main rentang usianya jauh berbeda dengan anak
tetangga saya yang kebanyakan masih sekolah dasar kelas 4 atau 5 dengan adik
saya yang sudah kelas 2 SMP. Pengaruh yang sama juga melekat kedalam diri adik
saya seperti halnya saya teman-teman baik di SMA maupun teman organisasi dan teman
kuliah mengatakan bahwa saya sering bertindak kekanak-kanakan. Cenderung pemalu
dan kurang bersosialisasi secara baik dengan tetangga dan teman yang baru saya
kenal juga merupakan salah satu dampak terlalu menggilai menonton sehingga saya
akan keluar dari rumah atau membuka pintu rumah saat ada kegiatan di luar atau
saat ada tamu bertandang. Saat menonton televisi tak jarang manajemen waktu
yang sudah saya susun rapi menjadi berantakan karena ada saja hal yang saya
sukai dan membuat saya terlena dengan televisi.
Tak jarang pula kami berdua dalam artian saya
dan adik saya tertidur pulas di depan televisi. Walaupun dampaknya banyak
pengetahuan dari televisi juga perlu di perhitungkan karena saya juga lebih
dapat menambah wawasan dengan tontonan, saat kecil saya lebih memberikan
cerita-cerita tentang apa yang saya dapat hari ini dari menonton tv terhadap
teman-teman saya. Lebih senang menggambar dan membaca juga merupakan salah satu
pengaruh yang menjadi kebiasaan saya saat waktu senggang seperti cartoon yang
saya lihat di televisi.
Masukan : coba masukkan data yang di materi
juga agar tidak terlihat terlalu mengarang.
0 Komentar